Sep
05
[Ata Hari Ini] Urusan Bobo Malam Hari

Hampir 2 tahun dia! Yeay!

Sekarang jatah nenen tinggal 1x sehari. Bisa diambil di pagi, siang atau sore hari. Itupun hanya di rumah saja. Kalau pergi atau di rumah orang lain, juga tidak ada. Tidur malam sudah lama tanpa nenen. Yang dia tahu, kalau malam hari nenen sudah habis. Untuk urusan nenen ini hampir tidak ada masalah. Dia sangat mengerti mengenai jatahnya dan dia tahu apapun alasannya, kalau jatahnya sudah habis, berarti nenen ga akan hadir lagi di hari itu. Dia harus menunggu hari esoknya untuk bertemu nenen kembali.

Nah, kalau tidur malam, kami masih tidur bertiga. Ritualnya, nyanyi nyanyi dulu, ngobrol ngobrol dulu, baca doa, goler sana sini sampai tertidur. Sambil menunggu anak lucu tidur, mama dan bapaknya kadang main game/nonton film di HP.

Karena kebiasaan tidur sangat malam, biasanya saya jadi orang yang terakhir tidur, yang kemudian mendapat posisi pojooooook banget. Nasib…

Tidurnya Anak lucu itu bisa macem-macem. Hari ini tidur di bantal saya. Kepalanya di dekat kepala saya, kakinya di dekat kepala bapaknya, sambil memegang gorden yang menjuntai ke bawah dan badannya hampir nempel di tembok. (salah satu sisi kasur kami memang menempel di tembok dan dekat gorden).

Di hari lain, dia tidur diagonal. Mengakibatkan saya dan bapaknya harus melipat kaki kami masing-masing atau membiarkan kaki kami menjuntai offside dari kasur.

Ada hari di mana dia tidur tengkurap sambil pegang guling bapaknya.

Ada juga saat di mana tidurnya mepeeet banget sama lemari baju. (iya, salah satu sisi kasur kami yang lainnya memang mepet ke dekat lemari baju saya & anak lucu).

Urusan bangun di tengah malam, sudah semakin jarang. Dulu dia bisa bangun 2 atau 3 kali untuk minta minum. Sekarang tidurnya lebih panjang. Kadang tidak bangun sama sekali sampai pagi, kadang bangun 1 kali dan membangunkan bapaknya atau saya untuk minta minum.

Herannya, senyenyak apapun dia, kalau saya masuk kamar walaupun rasanya sudah tanpa suara, dia terusik sedikit dan bergerak seolah terbangun. Tapi sama ngorok bapaknya, sekeras apapun, ga berubah tuh posisi tidurnya, tetap nyenyak aja. Hhhh…

Dan satu lagi, kalau dia terbangun minta minum, yang dibangunkan itu bapaknya buat mengambilkan gelas minumnya. Lalu kalau gelasnya sudah diambilkan oleh bapaknya, dia membangunkan mamanya untuk memegang gelasnya saat dia minum. Jadiii, dengan kata lain, kami harus bangun berduaaa. Ga mau dia kalau bapaknya yang pegang gelasnya dan ga mau juga dia kalau mamanya yang ambil gelasnya. Ngerjainnn…

Terserahlah ya, nak. Asalkan tidur enak, nyenyak, tanpa gangguan, tanpa mimpi buruk dan esok hari bisa segar plus senang untuk menikmati hari lagiii… Kiss kiss untuk anak lucuuu…

Related Posts with Thumbnails
Be Sociable, Share!