Nov
22
Namaku, Lia

Jadi, awalnya kenapa kok blog ini bernama lianamaku.com, yaaa kenapa enggak? Hehe… Uhm, ceritanya sebenarnya… Itu tercipta karena media sosial lain yang lebih dulu saya punya, sih… Hehehe…

Kalau di-flashback lebih jauh lagi, duluuu banget, waktu harus memilih ngasih nama apa buat akun media sosial, saya sempet bingung. Apa ya enaknya? 

Pake nama alias gitu udah males, udah kayak ga seru lagi. Haha… Lalu, pengen pake nama Lia. Daaan, sudah bisa dipastikanlah ya, kalau saya bukan orang pertama yang punya nama Lia di dunia ini dan tentu saja si Lia di belahan dunia lain itu sudah lebih dulu bikin akun di media sosial yang saya tuju. 

Nah, tahu kan, kalau bukan orang pertama yang bikin akun dengan nama sama gitu, pasti dikasih pilihan kan ya sama si aplikasinya itu. Saya, pastinyaaa ga suka sama alternatif nama yang ditawarkan. Tapi juga ga punya ide yang lebih cemerlang untuk bikin nama yang pas. Jadi, ya udahlah, lia uhm belakangnya kasih “namaku” aja. Maka terjadilah, terciptalah itu nama. LIANAMAKU.

Seiring berjalannya waktu, kepengen bikin blog juga nih, dan nama lianamaku itu sudah saya pakai di mana-mana. Yah, masa bikin nama baru, sih? Ya, udahlah lianamaku aja. Akhirnya, muncullah si lianamaku.com di 2011. 

Begitulah ceritanya kira-kira, hehe… 

Lalu, apakah dengan nama yang seeksplisit itu, orang jadi ga salah manggil nama saya? Hohoho, belum tentuuu… Udah hampir ga ada, sih, yang memanggil saya dengan nama depan saya, tapi jadi banyak orang yang belum kenal memanggil saya dengan nama LIANA. Ah, terdengar bagus juga, saya suka, hahaha… 

Maka, Liana ini pernah juga saya pakai waktu saya bikin cerita pendek di majalah dan buku kompilasi cerpen. Jadi, mending minta dipanggil Lia atau Liana ya? Hehe…

22.11.18 – #BloggerPerempuan – #BPNChallenge2018 – 1001

Related Posts with Thumbnails
Be Sociable, Share!